Banjarnegara, 30 Januari 2026 — Pengadilan Agama Banjarnegara secara resmi menyelenggarakan sidang di luar gedung perdana Tahun 2026 sebagai wujud nyata komitmen dalam meningkatkan akses keadilan bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Wanayasa dan mendapat sambutan antusias dari warga setempat yang memanfaatkan layanan peradilan secara langsung di wilayah mereka.
Pelaksanaan sidang di luar gedung ini merupakan bagian dari strategi pelayanan jemput bola yang terus digalakkan oleh Pengadilan Agama Banjarnegara, khususnya untuk menjangkau masyarakat yang secara geografis berada jauh dari kantor pengadilan. Dengan menghadirkan layanan langsung di kecamatan, masyarakat dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya yang biasanya diperlukan untuk datang ke kantor pengadilan di pusat kota.
Dalam pelaksanaannya, sidang keliling ini melayani berbagai perkara yang menjadi kewenangan peradilan agama, dengan tetap mengedepankan asas sederhana, cepat, dan biaya ringan. Seluruh rangkaian persidangan berlangsung tertib, lancar, serta tetap memenuhi ketentuan hukum acara yang berlaku.
Program sidang di luar gedung juga menjadi sarana untuk mendekatkan lembaga peradilan kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan pemahaman hukum warga terkait hak dan kewajiban mereka. Kehadiran aparatur pengadilan secara langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun kepercayaan publik terhadap institusi peradilan agama.
Dengan terselenggaranya sidang keliling perdana ini, Pengadilan Agama Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan peradilan yang inklusif, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah kecamatan lainnya sepanjang tahun 2026.
Melalui upaya ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di lingkungan peradilan agama semakin meningkat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Wanayasa dan sekitarnya, dalam memperoleh keadilan yang cepat, adil, dan bermartabat.


