Banjarnegara — 2026. Memasuki Tahun 2026, Pengadilan Agama Banjarnegara mengawali langkah strategis dalam memperkuat budaya kerja yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan melalui kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Pengadilan Agama Banjarnegara ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara, Dr. Azmir, S.H., M.H., serta diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, hakim, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan PA Banjarnegara.
Kegiatan ini menjadi agenda penting pada awal tahun sebagai bentuk penguatan komitmen internal untuk menghadirkan lembaga peradilan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan setiap aparatur menjalankan tugasnya sesuai aturan dan etika yang berlaku.
Dalam rangkaian kegiatan, Pakta Integritas dipahami sebagai pernyataan kesanggupan dan janji aparatur untuk:
-
melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,
-
menjunjung tinggi integritas serta menghindari penyimpangan dalam pelayanan,
-
menjaga disiplin kerja, profesionalisme, dan etika aparatur,
-
serta menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Penandatanganan dilakukan secara tertib, dimulai dari unsur pimpinan dan hakim, kemudian diikuti oleh seluruh pegawai. Momentum ini menjadi simbol bahwa seluruh aparatur PA Banjarnegara memiliki satu tekad untuk menjaga marwah institusi, meningkatkan kualitas layanan, dan menumbuhkan kepercayaan publik.
Kegiatan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama ini juga merupakan bagian integral dari proses reformasi birokrasi, serta penguatan langkah pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Predikat tersebut menuntut perubahan budaya kerja yang nyata dan berkelanjutan, tidak hanya dalam aspek administrasi, tetapi juga dalam kualitas pelayanan publik, keterbukaan informasi, serta peningkatan kepuasan masyarakat.
Melalui penandatanganan ini, PA Banjarnegara menegaskan bahwa komitmen terhadap integritas bukan sekadar seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan — mulai dari disiplin kerja, ketepatan pelayanan, keterbukaan prosedur, hingga penguatan pengawasan internal.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Pengadilan Agama Banjarnegara berharap seluruh aparatur semakin konsisten menegakkan nilai-nilai integritas dan profesionalisme, serta mampu memperkuat budaya kerja yang melayani. Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum peningkatan kinerja lembaga yang lebih terukur, pelayanan yang lebih cepat dan responsif, serta tata kelola yang semakin bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.


