WISUDA PURNA BHAKTI HAKIM PENGADILAN AGAMA BANJARNERAGA DI KALIURANG

Banjarnegara | 20 Agustus 2018

Seiring dengan berjalannya waktu, sampailah tiba masanya untuk mengakhiri tugas yang diemban selama ini. Adalah Drs. H. Mukhtaruddin (Pak Mukhtar), hakim Pengadilan Agama Banjarnegara yang selama ini telah malang melintang melaksanakan tugas peradilan di beberapa kantor Pengadilan Agama, mulai dari staff bagian administrasi, Panitera Pengganti, sampai dengan jabatan Hakim Madya Utama (IV/d).

Bertempat di penginapan Omah Jawi Kaliurang, Yogyakarta, Pak Mukhtar pada tanggal 17 Agustus 2018 diwisuda purna bhakti oleh Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara, Drs. H. Malik Ibrahim, SH, MH. Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara, Drs. H. M. Badawi, SH, MSI, para hakim, pegawai dan  keluarganya masing-masing.

Dalam sambutannya, Drs. H. Malik Ibrahim, SH, MH., mengapresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian beliau yang disertai dengan tanggung jawab dan integritas yang tinggi sehingga Pak Mukhtar tidak memiliki caatatan negative sedikitpun, apalagi sampai diperiksa oleh Komisi Yudisial atau Badan Pengawasan Mahkamah Agung. Bahkan pada akhir tahun 2017 Pak Mukhtar dinobatkan sebagai Role Model di Pengadilan Agama Banjarnegara.

“Tidak neko-neko dan sami’na wa atho’na”, merupakan salah satu karakter Pak Mukhtar, sehingga para hakim dan pegawai yang lain diharapkan bisa meneladani beliau dalam melaksanakan tugas kedinasan. Selanjutnya Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara berpesan agar Pak Mukhtar lebih banyak membaca buku-buku, khususnya yang berkaitan dengan kemasyarakatan dan keumatan, seiring dengan bergesernya peran beliau dari penegakan keadilan ke pembangunan moral dan spiritual umat.

Sebelum ke Kaliurang, rombongan warga Pengadilan Agama Banjarnegara bersilaturahmi dan  beramah tamah, sekaligus menjemput Pak Mukhtar di rumahnya, dekat Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Acara dilanjutkan pada pada pagi harinya dengan wisata volcano di lereng Gunung Merapi. Dengan konvoi jeep, Keluarga Besar Pengadilan Agama Banjarnegara melihat dari dekat kemaha-besaran Allah melalui bekas guguran lava dan bebatuan besar yang dimuntakan dari perut G. Merapi. Guguran lava meluluh lantakkan apa saja yang dilaluinya, termasuk Bunker Kaliadem yang seharusnya dapat memberikan perlindungan dan keselamatan bagi warga yang bernaung di dalamnya. Meski demikian, ada saja keajaiban yang Allah tunjukkan kepada kita, yakni tidak terbakarnya mush-haf al Qur-an yang disimpan di rumah pak Kades, padahal rumah dan seisinya hangus terbakar oleh panasnya abu vulkanik G. Merapi. Wisata volcano diakhiri dengan melintasi Kali Kuning.